Tampilkan postingan dengan label Padi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Padi. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Februari 2008

Padi

Jangan Datang Malam Ini
Padi

Kau datang mengejutkan diri ku,
menikam hati ku,
detak jantung ku.
Sesungguhnya ku tak inginkan diri mu,
di saat ini,
di tempat ini.

Di pelupuk hati ku,
melupakan mu.
Di pusara jiwa ku,
pernah ku memiliki,
kisah tersembunyi dalam hidup ku.

[Reff:]
(Mengapa) Kau harus datang disini.
(Malam ini) Tak bisa aku hindari.
(Maafkan) Bila ku menafikkan mu.
Bukan saatnya dan bukan waktunya.

Apapun yang terjadi,
kau tau,
sebenarnya hidup ku,
sudah menyenangkan.
Saat ini,
sudah cukup,
cukup sudah, cukup sudah,
ku berbahagia.

Tak sepatutnya kita,
berjumpa lagi.
Tak sepantasnya aku,
menyimpan perasan,
di satu tangan ku yang lain.

[Reff]

[Interlude]

[Bridge:]
Semua t’lah berakhir di hari itu.
Tak perlu ku susun lagi serpihan yang dulu.
Aku tak bisa menjadikan,
semuanya sempurna,
hanya keinginan yang terbaik bagi semua.

[Reff]

(Mengapa) Kau harus datang disini.
(Malam ini) Tak bisa aku hindari.
(Maafkan)
Bukan saatnya dan bukan waktunya.

Kau datang disini,
terlanjur,
mengejutkan ku...Download

Jumat, 14 Desember 2007

Padi



Padi - Sang Penghibur

Setiap perkataan yang menjatuhkan
Tak lagi ku dengar dengan sungguh
Juga tutur kata yang mencela
Tak lagi ku cerna dalam jiwa

Aku bukanlah seorang yang mengerti
Tentang kelihaian membaca hati
Ku hanya pemimpi kecil yang berangan
Tuk merubah nasibnya…

Oh.. bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya

Ku gerakkan langkah kaki
Di mana tempat akan bertumbuh
Ku layangkan jauh mata memadang
Tuk melanjutkan mimpi yang terutuh
Masih ku coba mengejar rinduku
Meski peluh membasahi tangan
Lelah penat tak menghalangiku
Menemukan bahagia

O… o…
Bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya

Yang lelah jiwanya
Oo..
Bukankah ku bisa melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya

Bukankah hidup ada penghentian
Tak harus kencang terus berlari
Ku helakan nafas panjang
Tuk siap berlari kembali…
Berlari kembali..
Melangkahkan kaki
Menuju cahaya

Bagai bintang yang bersinar
Menghibur yang lelah jiwanya
Bagai bintang yang berpijar
Menghibur yang sedih hatinya.....Download
.::List Musik::. © 2008 Template by:
SkinCorner